Cedera Ginjal Akut di antara orang Afrika-Amerika dengan Ciri dan Penyakit Sel Sabit

Prof. Foss dari @ MTSU memeriksa pidato @FedSoc dari Hakim Alito melalui lensa kesehatan masyarakat yang bersejarah.


Membangun Wabah

Epidemi di Media dan Memori Kolektif

Ketika sebuah epidemi menyerang, media menjadi pusat bagaimana sebuah wabah dibingkai dan dipahami. Sementara reporter membuat cerita yang dimaksudkan untuk memberi informasi kepada publik dan menyampaikan informasi penting dari dokter dan politisi, narasi berita juga berfungsi sebagai catatan sejarah, menangkap sentimen, tanggapan, dan ketakutan selama epidemi.

Membangun Wabah mendemonstrasikan bagaimana liputan berita tentang epidemi mengkomunikasikan lebih dari sekedar informasi tentang patogen; sebaliknya, prasangka, agenda politik, keyakinan agama, dan teori penyakit juga membentuk pesan tersebut. Menganalisis tujuh epidemi yang berlangsung selama lebih dari dua ratus tahun — dari epidemi cacar di Boston dan epidemi demam kuning di Philadelphia pada abad kedelapan belas hingga wabah difteri, influenza, dan tifus pada awal abad ke-20 — Katherine A. Foss membahas bagaimana pergeseran jurnalisme dan kedokteran memengaruhi cakupan, pelestarian, dan fiksi dari wabah penyakit yang berbeda. Setiap studi kasus menyoroti aspek interaksi ini, menyelidiki topik-topik seperti kolonisasi, pariwisata, perang, dan politik. Melalui penyelidikan tentang apa yang telah disimpan dan dilupakan dalam ingatan kolektif tentang penyakit, Foss menyoroti perdebatan perawatan kesehatan saat ini, seperti keraguan vaksin.


Diposting Oleh : http://54.248.59.145/

About the author