new urine test for prostate cancer

Perkembangan signifikan dalam tes urin baru untuk kanker prostat – Medical News Bulletin


Para peneliti menggambarkan kemajuan tes urin baru yang sederhana dan non-invasif untuk kanker prostat yang saat ini sedang dalam pengembangan.

Kanker prostat adalah salah satu kanker yang paling sering didiagnosis di antara pria. Meskipun ada pengobatan yang efektif, seperti radioterapi dan pembedahan untuk kanker prostat lokal, pria yang didiagnosis dengan kanker prostat yang lebih progresif memiliki prognosis yang lebih buruk. Oleh karena itu, tes skrining yang sensitif dan spesifik untuk mendeteksi kanker prostat pada tahap awal sangat dibutuhkan.

Saat ini, kadar antigen spesifik prostat (PSA) serum dan pemeriksaan rektal digital telah digunakan sebagai alat skrining dan diagnostik untuk kanker prostat. Namun, para peneliti percaya bahwa teknik sederhana dan non-invasif menggunakan urin (bertindak sebagai “biopsi cair”) dapat menjadi cara yang lebih sensitif dan spesifik untuk mendeteksi tahap awal penyakit. Urine mengandung lebih dari dua ribu metabolit yang berbeda dan dapat memberikan petunjuk pada metabolisme tubuh manusia, termasuk metabolisme sel kanker yang tidak teratur. Dengan demikian, ada potensi tes urine baru untuk kanker prostat untuk mendeteksi metabolit spesifik ini untuk memandu diagnosis.

Para peneliti di Amerika Serikat telah mengambil kesempatan untuk mengembangkan tes urine baru untuk kanker prostat berdasarkan profil metabolit dan urutan RNA yang ditemukan dalam urin khusus kanker prostat. Temuan mereka dijelaskan dalam Laporan Ilmiah. Penelitian mereka tidak hanya bertujuan untuk menemukan biomarker spesifik kanker prostat, tetapi juga bertujuan untuk menemukan target pengobatan baru kanker prostat yang potensial. Para peneliti mengambil pendekatan yang hanya membutuhkan satu kali buang air kecil, tanpa perlu pijat prostat sebelumnya, untuk membuktikan prinsip mereka bahwa sampel urin sederhana sudah cukup untuk identifikasi biomarker kanker prostat.

Profil metabolik pasien tanpa kanker diambil dan dibandingkan dengan profil metabolik pasien dengan kanker prostat untuk mengidentifikasi perubahan metabolik dan biomarker spesifik kanker prostat. Temuan ini adalah yang pertama melaporkan profil kanker prostat yang berbeda dari jalur metabolisme yang berubah dalam sampel urin pasien yang dapat dibedakan antara pasien dengan prostat normal dan hiperplasia prostat jinak (pembesaran prostat jinak). Jalur metabolik yang diubah ini diidentifikasi pada pasien kanker prostat juga bisa menjadi target potensial untuk terapi obat dan akan membutuhkan eksplorasi lebih lanjut dalam penelitian di masa depan.

Para peneliti menyimpulkan bahwa temuan mereka merupakan penemuan yang signifikan untuk mengembangkan tes urine baru untuk kanker prostat yang sederhana, non-invasif dan nyaman. Bukti konsep penelitian ini harus diuji lebih lanjut dan divalidasi dalam ukuran sampel yang lebih besar sebelum dapat diimplementasikan secara klinis.

Ditulis oleh Maggie Leung, PharmD.

Referensi:

Lee, B., Mahmud, I., Marchica, J., Dereziński, P., Qi, F., Wang, F.,… Perera, RJ (2019). RNA terintegrasi dan profil metabolit biopsi cairan urin untuk penemuan biomarker kanker prostat. Laporan Ilmiah. doi: 10.1101 / 599514

HopkinsMedicine. (2019, 28 Februari). Para peneliti mengumumkan kemajuan dalam mengembangkan tes urin non-invasif yang akurat untuk kanker prostat. Diambil dari https://www.eurekalert.org/pub_releases/2020-02/jhm-rap022620.php

Gambar oleh Belova59 dari Pixabay


Diposting Oleh : Togel Singapore

About the author