Cedera Ginjal Akut di antara orang Afrika-Amerika dengan Ciri dan Penyakit Sel Sabit

Peneliti Mount Sinai Mengembangkan Antibodi Manusiawi Kelas Satu yang Menargetkan Tulang dan Lemak


Penulis Senior: Mone Zaidi, MD, PhD, MACP, Direktur Program Tulang Gunung Sinai dan Profesor Kedokteran (Endokrinologi, Diabetes dan Penyakit Tulang) di Sekolah Kedokteran Icahn di Gunung Sinai.

Intinya: Perawatan untuk obesitas dan osteoporosis mungkin akan segera terjadi karena para peneliti Mount Sinai telah mengembangkan antibodi manusiawi kelas satu untuk hormon perangsang folikel (FSH) yang akan mengurangi lemak tubuh, meningkatkan massa tulang, meningkatkan metabolisme, dan menurunkan kolesterol . Antibodi tersebut berpotensi mencegah dan mengobati obesitas, osteoporosis, dan hiperkolesterolemia, penyakit yang menyerang jutaan wanita dan pria di seluruh dunia. Studi ini memberikan kerangka kerja untuk pengujian klinis dari antibodi manusiawi.

Hasil: Follicle-stimulating hormone (FSH) dikenal selama bertahun-tahun sebagai bagian penting dari sistem reproduksi. Tetapi penelitian inovatif menunjukkan pada model tikus bahwa FSH juga memainkan peran langsung dalam pengeroposan tulang dan penambahan lemak perut — dan bahwa memblokir FSH akan membalikkan efek tersebut. Dalam studi terbaru, para peneliti menjelaskan pengembangan antibodi monoklonal yang “manusiawi” untuk memblokir pensinyalan FSH. Selain itu, bukti baru ditemukan bahwa memblokir FSH juga menurunkan kolesterol serum.

Mengapa Riset Menarik: Obesitas dan osteoporosis mempengaruhi hampir 650 juta dan 200 juta orang di seluruh dunia. Namun sumber daya untuk mencegah dan mengobati gangguan ini tetap terbatas, terutama jika dibandingkan dengan epidemi kesehatan masyarakat yang besarnya sama. Antibodi anti-FSH manusiawi ini berpotensi mencegah dan mengobati tidak hanya satu, tetapi tiga penyakit — obesitas, osteoporosis, dan hiperkolesterolemia.

WHO: Semakin jelas bahwa obesitas dan osteoporosis berhubungan secara klinis. Wanita, ketika mereka mengalami menopause, kehilangan tulang dan menambah lemak tubuh. FSH, yang meningkat saat menopause, dapat menyebabkan kenaikan berat badan dan pengeroposan tulang yang dialami banyak wanita di usia paruh baya.

Apa: Penelitian FSH dibangun di atas kolaborasi jangka panjang yang mencakup hampir dua dekade antara Dr. Zaidi dan Clifford Rosen, MD, ilmuwan senior di Maine Medical Center Research Institute. Hasil pekerjaan mereka sebelumnya dipublikasikan di jurnal Alam pada tahun 2017 dan termasuk di antara delapan “kemajuan penting” dalam biomedis yang dinamai tahun itu oleh Pengobatan Alam. Data berbasis tikus yaitu Drs. Zaidi dan Rosen yang secara bersamaan dikonfirmasi di laboratorium masing-masing menunjukkan bahwa memblokir FSH mengurangi obesitas dan meningkatkan pengeluaran energi pada tikus jantan dan betina yang diberi makanan tinggi lemak. Studi terbaru menunjukkan humanisasi antibodi penghambat FSH ini.

Judul Kertas: Antibodi penghambat FSH yang dimanusiakan di kelas satu menargetkan tulang dan lemak

Jurnal: Prosiding National Academy of Sciences

Kata Dr. Mount Sinai Mone More:

“Tahap berikutnya ini membawa kita lebih dekat ke terapi yang efektif dengan antibodi penghambat FSH yang bertujuan mencegah dan mengobati obesitas dan osteoporosis. Penargetan dan pemblokiran FSH ditemukan dalam penelitian sebelumnya efektif pada tikus jantan maupun betina, sehingga manfaatnya dapat meluas ke kedua jenis kelamin pada manusia. Apa yang akan menarik dan sangat bermanfaat adalah jika kami benar-benar dapat menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam umur sambil mengatur obesitas dan osteoporosis melalui satu agen penghambat FSH. ”

###


Diposting Oleh : https://totohk.co/

About the author