COVID-19 hotspots

Memprediksi titik panas COVID-19


Sebuah studi baru-baru ini menunjukkan bahwa tren pencarian Google dapat membantu memprediksi titik panas COVID-19.

Alat deteksi aktivitas berbasis web dapat memainkan peran penting dalam deteksi dini penyakit menular. Alat perilaku pencarian internet ini juga dapat membantu dalam kesiapan sistem perawatan kesehatan yang tepat waktu untuk menghindari konsekuensi merugikan karena terkejut. Dalam konteks pandemi saat ini, memprediksi titik panas COVID-19 dapat membantu perencanaan perawatan kesehatan. Salah satu alat yang paling menonjol adalah tren Google.

Tren Google telah terbukti berharga untuk penilaian korelasi dan model perkiraan beberapa penyakit menular, termasuk influenza, sindrom pernapasan Timur Tengah (MERS), virus Zika, dan banyak lagi.

Sebuah tim ilmuwan yang dipimpin oleh Dr. Shyam J. Kurian menyelidiki apakah ada korelasi antara kata kunci yang dicari oleh masyarakat umum di Google dan jumlah kasus COVID-19 di AS berdasarkan negara bagian. Mereka mempelajari korelasi antara jumlah pasien baru dari 22 Januari 2020 hingga 6 April 2020 dan sepuluh kata kunci.

Itu Prosiding Mayo Clinic mempublikasikan temuan penelitian ini.

Sepuluh kata kunci yang dipelajari tim adalah:

  • Gejala covid
  • Gejala virus Corona
  • Sakit tenggorokan + sesak napas + kelelahan + batuk
  • Pusat pengujian virus Corona
  • Kehilangan penciuman
  • Lysol
  • Antibodi
  • Masker
  • Vaksin virus Corona
  • Pemeriksaan stimulus COVID

Di antara sepuluh kata kunci yang dianalisis dari Google Trends, masker wajah, Lysol, dan pemeriksaan stimulus COVID memiliki korelasi terkuat saat melihat Amerika Serikat secara keseluruhan. Para penulis mengamati korelasi yang kuat hingga enam belas hari sebelum kasus pertama yang dilaporkan di beberapa negara bagian. Temuan ini menunjukkan kelayakan surveilans sindromik istilah pencarian internet untuk memprediksi hot spot COVID-19. Informasi ini akan memungkinkan sistem perawatan kesehatan untuk mengalokasikan sumber daya dengan lebih baik berkaitan dengan pengujian, peralatan pelindung diri, obat-obatan, dan banyak lagi.

Referensi:

Shyam J Kurian, Atiq Ur Rehman Bhatti, Mohammed Ali Alvi, Henry H Ting, Curtis Storlie, Patrick M Wilson, Nilay D Shah, Hongfang Liu, Mohamad Bydon. Korelasi Antara Kasus COVID-19 dan Data Google Trends di Amerika Serikat: Analisis Negara-oleh-Negara. Mayo Clin Proc. November 2020; 95 (11): 2370-2381. doi: 10.1016 / j.mayocp.2020.08.022. Epub 2020 Agustus 20.

Gambar oleh Simon Steinberger dari Pixabay


Diposting Oleh : Togel Singapore

About the author