health benefits of bananas

Manfaat pisang bagi kesehatan | Pilihan Teratas


Ada ribuan jenis camilan lezat ini, yang ditanam di 150 negara berbeda. Pisang adalah makanan pokok bagi sebagian besar dunia. Dianggap sebagai buah pertama di dunia, pisang merupakan sumber potasium, serat, dan vitamin C.

Berikut manfaat kesehatan utama dari pisang:

Kesehatan jantung

Penyakit jantung adalah pembunuh nomor satu di dunia. Ada banyak cara untuk membuat jantung Anda bugar, seperti makan makanan bergizi dan berolahraga setidaknya dua setengah jam seminggu.

Diet terkadang terasa seperti pekerjaan rumah dan merencanakan diet memakan waktu. Biaya untuk membeli makanan sehat dibandingkan dengan alternatif berbiaya rendah dan diproses secara tinggi dapat menjadi perhatian.

Masuki pisang sederhana dan murah! Biasanya dihargai kurang dari 60 sen per pon, pisang adalah makanan utuh yang terjangkau. Pisang juga merupakan sumber nutrisi yang menyehatkan jantung seperti kalium, magnesium, zat besi, dan kalsium.

Pisang mengandung fitokimia, senyawa yang dibuat oleh tumbuhan untuk melindungi diri. Fitokimia dapat bekerja sebagai antioksidan, hormon, stimulan enzim, dan antibakteri.

Antioksidan dalam pisang bekerja untuk menangkal radikal bebas, khususnya spesies oksigen reaktif (ROS), yang memicu penyakit. Antioksidan pisang menstabilkan radikal bebas.

Kandungan kalium yang tinggi dalam pisang membantu menjaga fungsi jantung dan dapat mencegah pengerasan pembuluh darah. Pisang kaya akan vitamin B6, yang juga meningkatkan kesehatan jantung.

Diabetes tipe 2

Satu lagi dalam daftar sepuluh besar pembunuh mematikan, diabetes tipe 2 disebabkan oleh terlalu banyak gula yang beredar di dalam darah. Biasanya, tubuh menggunakan gula sebagai bahan bakar, dan pankreas memproduksi insulin. Insulin mentransfer gula dari darah ke bagian tubuh yang membutuhkannya. Insulin menjaga kadar gula darah dalam kisaran yang sehat.

Namun, bila Anda menderita diabetes tipe 2 insulin tidak lagi mampu menjaga gula darah dalam kisaran yang sehat. Tubuh mengembangkan resistensi insulin, dan pankreas tidak mampu membuat cukup insulin untuk mengatur kadar gula darah secara memadai.

Karena resistensi insulin, penderita diabetes harus berhati-hati tentang makanan apa yang mereka makan. Makanan bertepung dan bergula memiliki indeks glikemik tinggi, yang berarti akan menyebabkan kadar gula darah naik ke tingkat yang berbahaya. Lonjakan paling berbahaya terjadi tepat setelah makan.

Penelitian menunjukkan bahwa pati dalam pisang merupakan pati resisten. Pati resisten bertindak seperti serat makanan yang tidak dicerna di usus kecil tetapi mencapai usus besar. Di sana ia memfermentasi dan menghasilkan asam lemak rantai pendek, yang membantu memetabolisme gula secara efektif.

Pisang matang memiliki indeks glikemik yang rendah dan menaikkan kadar gula darah ke tingkat yang rendah. Pisang hijau memiliki indeks glikemik yang lebih rendah. Penderita diabetes tipe 2 dapat dengan aman makan pisang tetapi harus mencari nasihat medis untuk diet mereka.

Kesehatan pencernaan

Pisang baik untuk kesehatan pencernaan. Mereka membantu menetralkan asam lambung, melindungi dari mulas, dan melawan bisul. Mereka juga dapat digunakan untuk mengobati lesi usus. Pisang matang atau matang cukup mudah dicerna dan sering kali menjadi salah satu makanan padat pertama yang diberikan kepada bayi.

Serat yang tidak dapat dicerna dalam pisang membuat aktivitas usus menjadi lancar. Serat dan pektin membantu usus besar menyerap air, yang membantu pergerakan usus secara teratur. Ini dapat membantu sembelit atau diare.

Pisang juga mengandung prebiotik, yang bila difermentasi oleh bakteri baik meningkatkan jumlah bakteri probiotik (baik) di usus besar. Ini membantu tubuh menyerap nutrisi.

Keuntungan tambahan

Berikut beberapa cara lain yang dilakukan pisang untuk meningkatkan kesehatan Anda.

Tekanan darah

Karena pisang mengandung kalium tinggi, mereka efektif menurunkan tekanan darah tinggi. Sebuah penelitian menunjukkan senyawa dalam pisang sama efektifnya dengan obat tekanan darah. Pasien yang makan dua buah pisang sehari selama seminggu mengalami penurunan tekanan darah sepuluh persen.

Penurunan berat badan

Serat makanan dalam pisang tidak hanya bermanfaat dalam membantu penderita diabetes menjaga kesehatan gula darah, tetapi juga dapat membantu menurunkan berat badan. Sementara pisang matang dapat dimasukkan dalam rencana penurunan berat badan, pisang hijau semakin banyak digunakan untuk membuat produk yang dapat membantu menurunkan berat badan. Produk seperti tepung pisang, bubur pisang hijau, atau pisang hijau matang telah dipelajari dan menunjukkan banyak manfaat kesehatan.

Kesehatan neurologis

Fitokimia pisang melindungi dari racun yang merusak jaringan saraf, yang dikenal sebagai neurotoksin. Mereka juga dapat membantu mencegah penyakit neurologis seperti Alzheimer. Pisang dapat berperan penting dalam meningkatkan suasana hati, melawan depresi, PMS, meningkatkan kewaspadaan, dan menenangkan sistem saraf.

Pengobatan rumahan

Pisang secara tradisional telah digunakan untuk mengobati berbagai penyakit ringan seperti:

Morning sickness – pisang dapat membantu mencegah morning sickness dengan menjaga kadar gula darah tetap seimbang.

Hangover – milkshake pisang berfungsi ganda dengan menenangkan perut dan melembabkan tubuh Anda.

Luka bakar – pisang tumbuk yang ditutup dengan perban kain mengurangi rasa sakit akibat luka bakar ringan.

Bagian dalam pisang bukanlah satu-satunya bagian yang berguna. Kulit pisang juga memiliki khasiat penyembuhan dan telah digunakan untuk mengobati gigitan serangga, kutil, poison ivy, dan memar.

Pisang mungkin bukan obat ajaib untuk semua penyakit Anda, tetapi penelitian menunjukkan bahwa makan pisang berukuran sedang setiap hari dapat meningkatkan kesehatan Anda dengan lebih dari satu cara.

Referensi

  1. Semua Tentang Pisang: Produsen, Tempat Tumbuh & amp; Mengapa Mereka Penting. Banana Link. https://www.bananalink.org.uk/all-about-bananas/.
  2. Amy Campbell MS. Apakah Pisang Baik untuk Diabetes? – Diabetes Sendiri. Pengelolaan. https://www.diabetesselfmanagement.com/healthy-living/nutrition-exercise/is-banana-good-for-diabetes/. Dipublikasikan 11 Maret 2020.
  3. Pisang. Memiliki Tanaman. https://fruitsandveggies.org/fruits-and-veggies/banana/.
  4. Coppola Pby D, harga eceran pisang 30 NUS. Statista. https://www.statista.com/statistics/236880/retail-price-of-bananas-in-the-united-states/. Dipublikasikan 30 November 2020.
  5. Falcomer AL, Riquette RFR, Lima BRD, Ginani VC, Zandonadi RP. Manfaat Kesehatan dari Konsumsi Pisang Hijau: Tinjauan Sistematis. Nutrisi. 2019; 11 (6): 1222. doi: 10.3390 / nu11061222
  6. Glosarium. Pendidikan Diabetes Online. https://dtc.ucsf.edu/types-of-diabetes/type2/understanding-type-2-diabetes/what-is-type-2-diabetes/.
  7. Berapa banyak aktivitas fisik yang dibutuhkan orang dewasa? Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit. https://www.cdc.gov/physicalactivity/basics/adults/index.htm. Dipublikasikan 7 Oktober 2020.
  8. Jiménez-Domínguez G, Ble-Castillo J, Aparicio-Trápala M, dkk. Pengaruh Konsumsi Akut Pati Pisang Asli pada Respon Glikemik Dievaluasi dengan Pemantauan Glukosa Berkelanjutan pada Subjek Obesitas dan Lean. Jurnal Internasional Penelitian Lingkungan dan Kesehatan Masyarakat. 2015; 12 (7): 7491-7505. doi: 10.3390 / ijerph120707491
  9. Kanazawa K, Sakakibara H. Kandungan Tinggi Dopamin, Antioksidan Kuat, pada Pisang Cavendish. Jurnal Kimia Pertanian dan Pangan. 2000; 48 (3): 844-848. doi: 10.1021 / jf9909860
  10. Fitokimia. struktur fitokimia. https://www.phytochemicals.info/.
  11. Sampath Kumar KP, Bhowmik D, Duraivel S, Umadevi M. Penggunaan Tradisional dan Obat Pisang. Jurnal Farmakognosi dan Fitokimia. 2012; 1 (3): 51-63.
  12. Sidhu JS, Zafar TA. Senyawa bioaktif dalam buah pisang beserta manfaat kesehatannya. Kualitas dan Keamanan Pangan. 2018; 2 (4): 183-188. doi: 10.1093 / fqsafe / fyy019
  13. Ilmu Mengejutkan di Balik Buah Paling Populer di Dunia. Nasional geografis. https://www.nationalgeographic.com/environment/urban-expeditions/food/food-journeys-graphic/. Dipublikasikan 24 Oktober 2017.
  14. 10 penyebab kematian teratas. Organisasi Kesehatan Dunia. https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/the-top-10-causes-of-death.

Gambar oleh Juan Zelaya dari Pixabay


Diposting Oleh : Data Sidney

About the author