gingivitis

Dapatkah pola makan nabati dan anti-inflamasi mengurangi radang gusi? – Buletin Berita Medis


Dalam studi terbaru yang diterbitkan di Jurnal Periodontologi Klinik, peneliti mempelajari hubungan antara pola makan nabati dan radang gusi pada pasien.

Gingivitis dan penyakit periodontal mempengaruhi sekitar 732 juta orang di seluruh dunia dan meningkat secara drastis. Penyakit periodontal dan gingivitis adalah salah satu penyakit mulut yang paling umum dan dapat dicegah. Para peneliti meneliti efek dari diet anti-inflamasi pada tingkat pengembangan radang gusi.

Diterbitkan di Jurnal Periodontologi Klinik, studi ini melibatkan 30 peserta antara Oktober 2016 dan Agustus 2017. Para peserta secara acak ditempatkan ke dalam dua kelompok: kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Para peserta direkrut dan didaftarkan di Departemen Kedokteran Gigi Operatif Medical Center-University of Freiburg, Jerman.

Mereka yang terdaftar dalam kelompok eksperimen ditempatkan pada diet rendah karbohidrat yang kaya akan protein hewani, asam lemak omega-3, vitamin C, vitamin D, antioksidan, nitrat tumbuhan, dan serat. Mereka menjalani diet ini selama empat minggu. Tidak ada perubahan yang dilakukan pada diet kelompok kontrol.

Mereka yang terdaftar dalam kelompok eksperimen menunjukkan peradangan dan perdarahan yang lebih berkurang yang disebabkan oleh gingivitis. Para peneliti tidak menemukan perbedaan besar antara kedua kelompok. Kelompok eksperimen juga mengalami peningkatan nilai vitamin D dan penurunan berat badan.

Beberapa batasan yang disebutkan dalam penelitian ini meliputi jumlah partisipan yang terdaftar, dan batasan pengukuran diagnostik. Studi tersebut pada akhirnya menunjukkan bahwa diet merupakan faktor utama dalam mengembangkan radang gusi.

Penulis utama Dr. Johan Woelber mencatat dalam siaran pers bahwa “tim gigi harus menangani kebiasaan diet dan memberikan rekomendasi yang memadai dalam pengobatan radang gusi, karena ini mungkin merupakan efek samping dari diet Barat yang pro-inflamasi.”

Ditulis oleh Nicole A. Brown, MS

Referensi: Woelber, JP, Gartner, M., Breuninger, L., Anderson, A., Konig, D., Hellwig, E., Al-Ahmad, A., Vach, K., Dotsch, A., Ratka- Kruger, P., Tennert, C. (2019). Pengaruh diet anti-inflamasi pada radang gusi. Uji coba terkontrol secara acak. Jurnal Periodontologi Klinik. DOI: 10.1111 / jcpe.13094


Diposting Oleh : Lagutogel

About the author