teeth grinding

Apakah Menggeretakkan Gigi Saat Tidur Menyebabkan Keausan pada Anak? – Buletin Berita Medis


Baru-baru ini, para peneliti di Kolombia menyelidiki apakah kebiasaan makan dan menggemeretakkan gigi saat tidur adalah prediktor positif dari kerusakan gigi.

Keausan gigi sering diartikan sebagai berkurang atau hilangnya substansi gigi. Ada tiga penyebab utama keausan gigi: gesekan, abrasi, dan erosi. Beberapa penelitian telah menunjukkan bahwa seiring bertambahnya usia anak-anak, keausan gigi juga meningkat. Keausan gigi yang diakibatkan oleh gesekan (atau bruksisme) gigi satu sama lain disebut gesekan. Abrasi menyebabkan keausan gigi ketika substansi gigi dikerok secara fisik selain gigi, termasuk menggosok gigi secara agresif atau menggigit kuku. Terakhir, erosi berkontribusi pada keausan gigi karena kelebihan asam dari makanan atau minuman asam seperti soda atau buah jeruk.

Apakah Keausan Gigi Disebabkan oleh Menggeretakkan Gigi?

Para peneliti melakukan penelitian ini untuk menetapkan apakah kebiasaan makan dan kebiasaan menggeretakkan gigi saat tidur (STG) dikaitkan dengan keausan gigi. Mereka baru-baru ini mempublikasikan hasil mereka di BMC Kesehatan Mulut. Peneliti merekrut 121 anak dari program kedokteran gigi anak di Medellin, Kolombia. Mereka mengevaluasi keausan gigi menggunakan tiga instrumen gigi. Menggeretakkan gigi saat tidur diukur dengan meminta orang tua mengisi 35 item kuesioner yang menanyakan tentang kebiasaan tidur anak-anak mereka (dengan fokus pada mengertakkan gigi). Perilaku Kesehatan pada Anak Usia Sekolah Kuesioner Frekuensi Makanan diberikan kepada orang tua dan digunakan untuk mengumpulkan data tentang kebiasaan makan anak.

Asosiasi Terbatas Ditemukan

Peningkatan keausan gigi ditemukan terkait ringan dengan konsumsi produk susu, permen, buah-buahan, dan sayuran. Namun, hubungan antara kebiasaan makan dan keausan gigi dinilai cukup lemah. Para peneliti menemukan bahwa hubungan positif antara menggertakkan gigi saat tidur dan keausan gigi yang dilaporkan oleh orang tua hanya diamati untuk gigi tertentu, dan hubungan ini juga sangat lemah. Hasil penelitian ini berbeda dengan hasil penelitian lain yang dilakukan pada subjek keausan gigi dan menggertakkan gigi saat tidur pada anak-anak.

Hasil penelitian ini memiliki implikasi penting karena dapat digunakan untuk menyelidiki lebih lanjut penerimaan melihat keausan gigi sebagai tanda pasti dari penggilingan gigi. Hasil ini menunjukkan bahwa penyebab keausan gigi adalah multi faktor dan diperlukan penelitian lebih lanjut untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang terlibat.

Ditulis oleh Melissa Booker

Referensi: Restrepo, C., Manfredini, D., Manrique, R., & Lobbezoo, F. (2017). Asosiasi kebiasaan diet dan gangguan gigi orang tua dilaporkan menggemeretakkan gigi pada anak-anak dengan gigi bercampur, BMC Oral Health 17(156), 1–9. https://doi.org/10.1186/s12903-017-0447-5


Diposting Oleh : Lagutogel

About the author